Untuk Semua Perempuan di Dunia (Wajib Baca)


Pasti teman2 semua sudah mendengar, tentang kasus pemerkosaan yg terjadi di angkutan umum di jakarta, sy sendiri terus terang ikut marah dan juga ikut maklum tentang kondisi yg terjadi, namun dibalik itu semua sy ingin memberitahukan beberapa hal khususnya kepada semua wanita diseluruh dunia, mau wanita baik2, yg gk baik, gadis remaja, yg sudah menikah, yg baru menikah atau bahkan janda sekalipun.

Ada sebuah ungkapan, yg sering kita dengar di salah satu stasiun televisi, bahwa kejahatan tidak terjadi karena ada “niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan”, well… pada kenyataannya kesempatan tersebut selalu ada disekitar kita dan tentu saja kesempatan ini yg erat kaitannya dengan apa yg sy ingin utarakan, yg banyak didominasi oleh para pria.

“Pemerkosaan Visual” mungkin ini bahasa paling halus yg bisa sy gunakan berdasar pada Kamus Besar Bahasa Indonesia versi sy sendiri, kebanyakan para pria bahkan (maaf) termasuk sy sendiri sangat menikmati fenomena ini, dan boleh dibilang hampir setiap hari, walau sy tau dalam keyakinan beragama yg sy anut, hal itu diharamkan dan dilarang untuk diteruskan, namun apa daya, tiap hari sy harus nabrak Bis, karena hal tersebut (maksud sy : melihat). Babi betul dah…

Apa sih Pemerkosaan secara Visual itu ?
Secara mendasar, hal yg bisa sy jelaskan disini adalah, Pemerkosaan Visual adalah Imajinasi melakukan perbuatan/hubungan seksual, dimana hal tersebut timbul, akibat melihat hal-hal kecil, sampai besar dan lain sebagainya, yg membangkitkan
gairah seksual si pelaku, tanpa melakukan kontak langsung dengan sumber pemicu imajinasi si pelaku tersebut.

Pemerkosaan secara Visual dibagi menjadi 3 :
1. Easy : Imajinasinya terbatas pada lawan jenisnya saja yg masih dalam batasnya, dlm tingkatan ini sy memberi contoh, seperti hasrat seksual seorang cowok sama pacarnya yg berpakaian seksi (hanya pacarnya), walau gk sampai berbuat, tapi suatu saat pasti terjadi.

2. Normal : Imajinasinya include dengan imajinasi sebelumnya, cuman ditambah dengan imajinasinya dengan orang lain, mulai dari pacar teman sendiri, tetangga, teman sebelah kos, org yg baru ditemui, pasangan rekan kerja atau rekan kerja itu
sendiri dll, dan pada strata kehidupan kita, pada tingkatan inilah kebanyakan prosentase jumlah pria mencapai 80%. Sy juga gak munafik sering mengalami hal ini. Sungguh bangsat dan bajingan bukan. ckckckck,,… banyak dosa sy neh.

3. Insane : Imajinasinya include dengan 2 level imajinasi sebelumnya, cuman yg ini lebih biadab, karena yg menjadi objek imajinasi seksual adalah hal2 yg dilarang secara nyata dalam norma hidup manusia dan bermasyarakat, contoh : imajinasi
dengan anak kecil umur TK – SD, kakak kandung sendiri, adik sendiri, bibi sendiri, bahkan yg paling bejat sama orang tua sendiri… babi betul dah. Sungguh bangsat dan bajingan bukan.

OK, so lalu apa pemicu dari hal2 diatas, langsung aja to the point ada 2 hal penting yg jadi acuan langsung sama penjelasannya :

1. Behaviour (Perkataan dan Tingkah Laku).
Tanpa disadari, sebagian besar wanita memicu terjadinya hal ini, dikarenakan tingkah laku dan gaya bahasa yg seakan memberikan peluang bagi para pria dalam berimajinasi, contoh hal kecil dalam hal berphoto yg saling berpegangan (dalam konteks bukan pasangan), salah posisi duduk dan salah bergerak hingga posisi2 krusial si cewek terbuka (warung kopi + gunung tangkuban perahu), termasuk ketidaksadaran seorang cewek ketika rambutnya dibelai oleh seorang cowok walau dengan alasan kasih syng kakak kepada adik (walau tidak semua), dalam konteks perkataan hal-hal simple seperti ungkapan kata2 yg disuarakan begitu manja, seakan2 bagi beberapa pria (90%) diterjemahkan sebagai godaan nakal untuk memenuhi hasrat “XXX” dan pria cenderung berpikir negatif banyak dengan melihat sang cewek sebagai perempuan murahan yg bisa dipake (bispak).

2. Outfit Dress (Cara berpakaian berbusana).
Untuk bagian yg satu ini, mungkin bahasa sy kesannya terlalu menjudge dan kejam, tapi gk papalah udah resiko sy.
Berikut bagian2 tubuh wanita yg memacu adrenalin seksual seorang pria : Dada, Belahan Dada, Ruang diantara leher dan Dada atas, Pinggul yg ramping, Bokong kamu yg terukir lekuknya dengan pakaian, Bagian yg terlihat dikit antara pinggang dan batas celana dalam (nah lho), punggung belakang yg tidak tercover dengan baik, Paha yg mulus, hingga batas yg mendekati selangkangan, serta Leher (terutama yg sedang pakai U Can See).

Sekali lagi maaf kalau penjelasan detilnya sangat vulgar. Soo,,… sudah jelas dan tidak perlu panjang lebar, kalau beberapa dari banyak cewek yg gemar berpakaian seksi lebih besar memiliki peluang untuk menjadi objek pemerkosaan visual oleh para pria tanpa mereka sadari, mungkin bagi si cewek ini adalah hal biasa, tapi bagi beberapa pria tertentu adalah sebuah pukulan pahit ketika harga diri mereka sebagai seorang pacar, kakak, adik dan suami, direndahkan oleh orang lain dengan perilaku tak terlihat yg demikian ironis.

Anggap aja gini deh biar kongkret dan ngerti maksud saya, “si budi punya cewek si ani, nah sy temennya si budi, setiap hari sy harus menginjak2 harga diri2 si budi, dengan memperkosa si ani secara visual karena salah 1 atau 2 sebab pemicu diatas”. Jadi kebayang kan perasaan si Budi bagaimana.

Sy mengerti bahwa penjelasan ini sangat relative sekali dan pro-kontra, tapi inti dari pada tulisan ini adalah :

1. Inilah suara hati sesungguhnya pacar kamu (si cowok), suami kamu, keluarga kamu yg mereka sendiri tidak mungkin blak-
blakan berkata dengan vulgarnya ke kamu, “begini lho jadinya, begitu lho jadinya”.

2. Supaya semua perempuan bisa tau arti menutup aurat, itupun kalo ngerti dan masuk di pikiran, otak, hati dan harga diri.

3. Kejahatan dari kasus diatas, tidak lain salah satu sumbernya berawal dari “Pemerkosaan Visual”, selain faktor lainnya.

4. Sy pengen para cewek/perempuan/wanita lebih terbuka mata hatinya, dan besok2 mungkin malu melihat sy dan mereka berubah penampilan yg secara tidak langsung membuat mereka sendiri nyaman dan aman (at least lah). Saya gak mimpi muluk2, karena fashion itu soal hati. zZZZ…..

5. Bahwa sy bukan cowok baik2 yg seperti kalian kenal kawan, sy ibarat CCTV yg melihat dan merasakan apa saja, dan disaat yg pahit dan perlu memberikan re-play ulang kepada banyak hal tentang apa yg terjadi.

6. Jaga diri baik-baik itu saja, dan hargailah dirimu sendiri.

7. dan Mohon Maaf sy untuk masa lalu dan semua aspek yg terpukul dan tersinggung dgn tulisan (status saya).

8. I’m just voicing the voiceless.

Mungkin tulisan ini tidak cukup banyak untuk dijelaskan, paling tidak itulah kenyataannya..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s